Bupati Bandung Launching Vaksinasi Anak

0
195
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Launching Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di SDN Ganjarsabar, Kecamatan Nagreg, Senin (27/12/21).

NAGREG, Balejabar.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna me-launching program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Hal tersebut lantaran cakupan vaksinasi dosis pertama Kabupaten Bandung telah melebihi 70 persen dan lansia lebih dari 60 persen.

“Alhamdulillah di Kabupaten Bandung ada tiga kecamatan yang vaksinasinya melebihi target yang ditetapkan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) No 66 Tahun 2021. Salah-satunya Kecamatan Nagreg yang vaksin 1 sudah mencapai 84 persen, sementara lansia lebih dari 76 persen,” terang Bupati Bandung di sela acara Launching Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di SDN Ganjarsabar I,II dan III di Kecamatan Nagreg, Senin (27/12/21).

Bupati menuturkan, launching tersebut merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung, khususnya untuk anak usia 6-11 tahun.

“Vaksinasi ini menjadi salah satu upaya kami dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti kita tahu, PTMP (Pertemuan Tatap Muka Terbatas) bagi anak usia delapan tahun sudah dimulai. Walaupun dijalankan dengan protokol kesehatan, tentu orang tua tetap khawatir akan adanya penyebaran virus dan timbulnya cluster di sekolah,” jelas Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Selain mengimbau para guru untuk terus mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi anak, Kang DS juga mengajak orangtua agar membawa anaknya untuk ikut dan mensukseskan program tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Launching Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di SDN Ganjarsabar, Kec Nagreg, Senin (27/12/21).

“Sebelum vaksin, orangtua juga harus memperhatikan persiapannya. Misalnya dengan memastikan bahwa anaknya minum air putih dan beristirahat secara cukup,” pesannya.

Tak lupa, ia juga meminta para orangtua untuk tidak khawatir terkait vaksinasi. Pasalnya pemberian vaksin sinovac bagi anak usia 6-11 tahun sudah mendapat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Pemberian vaksin ini bukan asal-asalan, tetapi sudah melalui riset. BPOM sendiri sudah mengeluarkan izin. Jadi, pemerintah dapat segera melaksanakan program vaksin bagi anak-anak, baik di fasilitas sekolah maupun institusi kesehatan atau pemerintah lainnya,” kata dia.

Kang DS juga berharap, seluruh unsur pentahelix berperan aktif dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, mengenai vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

“Kami sangat berharap dukungan dan partisipasi dari seluruh unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat dan media untuk terus mensosialisasikan program-program pemerintah. Saat ini, kasus covid 19 terus mengalami penurunan, levelisasi pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat pun akan terus membaik,” kata Bupati Bandung. ***

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here