Santri Baru Ponpes Kholafiyah Miftahul Hasanah Ikuti MDK 2022

0
298

SUMEDANG, Balejabar.com – Santri dan santriwati baru Pondok Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah mengikuti Mabadi Dirosah Kholafiyah (MDK) Tahun 2022.

MDK, merupakan ajang mengenal situasi dan kondisi pesantren termasuk perkenalan para santri baru. Terpantau Minggu (17/7), santri baru pesantren di Desa Sukarapih, Kec. Sukasari Kabupaten Sumedang itu, sedang mengikuti acara Camping Ceria.

Kegiatan yang syarat makna tersebut dilaksanakan di Kawasan Bukit Dewi Manggung, Rancamanggung, Kec. Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Khodimul Ma’had, KH. Shofwan Wahyuddin mengatakan jika kegiatan tersebut menjadi program tahunan. Khususnya, di satuan pendidikan Pondok Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah.

“Acara dikemas dalam bentuk camping, yang pertama mengupas tentang sejarah berdirinya kepesantrenan. Mengupas tentang Ahl Ash Shuffah atau orang yang mencurahkan seluruh hidupnya hanya untuk agama Islam.

“Ahl Ash Shuffah santrinya rosul yang berjumlah 400 santri. Kemudian, membawa ajaran Islam ke daratan Indonesia melalui Wali Songo. Dan, Alhamdulillah akhirnya kita semua bisa mengikuti jejak para Sholihin, para Auliya-nya Allah SWT,” ujarnya.

Selanjutnya, acara di malam hari diisi dengan muhasabah atau introspeksi diri. Diantaranya, melalui penyampaian kepribadian dan kepemimpinan para peserta didik.

“Mereka disini diajarkan tentang moral dari hal kecil, seperti membuang sampah harus pada tempatnya
dan di pagi hari harus melakukan senam kebugaran,” katanya.

Kemudian, terakhir ada masa ta’aruf atau perkenalan bagi santri yang juga sekolah di Madrasah Aliyah dan
SMP IT.

“Saya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini. Alhamdulilah semuanya berjalan lancar karena kompaknya panitia,” ucapnya. Bahkan, terima kasih atas bantuan para alumni kholafiyah juga alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya.

“Kegiatan ini di ikuti unsur pimpinan harian, ada kepala SMP IT dan Madrasah Aliyah termasuk para guru. Dan, ada tamu undangan yang juga sebagai pemateri yakni Dede Khoeruman,” ujarnya.

Pimpinan Harian Pondok Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah, Hj. Ai Zakiyah Darajat mengatakan, tema dari MDK kali ini mengutip salah satu karya ulama besar bernama Syekh Ibrahim Al Bajuri dalam kitab Jauhar Tauhid.

Intinya, memerintahkan kita untuk belajar dan melihat serta berpikir soal alam diatas langit dan alam di bawah langit. Sehingga dengan berpikir seperti itu, maka kita tafakur, lebih mengenal diri kita sendiri dan lebih mengenal Allah SWT

Salah seorang santri baru asal Karawang, Syifa mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. “Saya menemukan suasana baru, karena kegiatannya di alam terbuka. Disini, bisa meraih banyak ilmu dan kaya manfaat,” kata Syifa. ***

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here