Sehari Usai Anton Ketemu Gerindra, Dedi Mulyadi Sambangi Demokrat

0
44

BANDUNG– Seolah berbalas pantun. Sehari usai Ketua DPD Partai Demokrat Anton Sukartono Suratto silaturahmi ke Partai Gerindra, tiba-tiba Dedi Mulyadi datang ke Demokrat.

Dedi Mulyadi yang juga salah satu wakil ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu, Rabu (5/6/2024) datang menemui Anton. Tempatnya di Kantor DPD Demokrat Jabar, kompleks Surapati Core, Bandung.

“Kata orang Sunda ini anjang-anjangan, bagaimana kita membangun komunikasi secara personal. Belum menggunakan institusi Partai Gerindra, sehingga saya bertemu dengan Pak Ketua (Anton),” ujar Dedi Mulyadi.

Soal arah koalisi pilgub Jabar untuk memuluskan langkahnya maju sebagai calon gubernur, KDM enggan berspekulasi. Dia menyebut soal pencalonan ada di ranah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra.

“Kita tidak dulu membicarakan itu (Pilgub Jabar), karena kita kan belum ada hal yang diinstruksikan pada saat ini,” tandas Dedi yang pada Pemilu lalu jadi Caleg terpilih DPR dengan lebih 350 ribu suara ini.

Dedi diterima lengkap jajaran pengurus utama DPD Demokrat Jabar. Selain Anton, tampak Muhammad Handarujati Kalamullah (sekretaris), dr Ratnawati (bendahara), Ahmad Bajuri (kepala BPOKK), dan Andi Jabidi (kepala Bappilu).

Sementara Dedi datang sendiri. Tidak diiringi pengurus Gerindra baik DPP maupun DPD Jawa Barat. Hari sebelumnya (4/6/2024), Anton bersama jajaran pengurus Demokrat Jabar silaturahmi ke Gerindra.

Hal itu dilakukan dalam rangka road show politik guna membangun koalisi di Pilkada serentak 27 November mendatang. Untuk Pilgub maupun pemilihan bupati/walikota se-Jabar. Termasuk dengan Gerindra.

Saat ini, Demokrat sedang membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jabar. Apakah Dedi Mulyadi akan mendaftar? Anton menegaskan Demokrat terbuka bagi siapa pun yang ingin memajukan rakyat Jawa Barat.

Yang pasti, Dedi sudah membawa berkas bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Selanjutnya, berkas tersebut bisa diserahkan kembali saat melakukan pendaftaran.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada kang Demul (Dedi Mulyadi) telah hadir pada hari ini. Mangga saja siapapun yang mau memberikan kontribusi untuk Jawa Barat kita tentu akan dukung,” ucap Anton.

Jika kemudian Dedi Mulyadi maju dari Gerindra, sangat terbuka kemungkinan koalisi dengan Demokrat. Apalagi sama-sama di Koalisi Indonesia Maju.

Ikatkan emosional Demokrat dan Dedi Mulyadi juga terjalin di Pilgub 2018. Saat itu, Demokrat mengusung Dedy Mizwar-Dedi Mulyadi. Bedanya, saat itu Dedi Mulyadi masih kader Golkar.

“Insya Allah kang Demul mendapat rekomendasi dari partai Gerindra,” ungkap Anton.

Soal arah koalisi, Anton menegaskan pihaknya terus komunikasi lintas partai. Sebelumnya telah bertemu Golkar, PKS, Gerindra, dan PAN. Dan akan dilanjutkan ke partai lainnya.

“Kita DPD harus sering bersilaturahmi, intinya nanti hari Sabtu kita akan paparkan se-Jawa siapa saja calon gubernur bertemu dengan Pak SBY dan AHY, kita akan memaparkan siapa calon gubernur, bupati, dan wali kota kota se-Jawa Barat,” papar Anton yang juga anggota Komisi I DPR ini. (adb/R-03)

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here