Pj Bupati Ciamis Tinjau 4 TPA Sampah. Ini Harapannya

0
76

BANDUNG– Penjabat Bupati Ciamis H Engkus Sutisna ST, MT berkomitmen meningkatkan tata kelola persampahan. Hal itu penting mengingat Ciamis meraih penghargaan Adipura Kencana.

Kamis siang (13/6/2024), Engkus Sutisna yang baru dua bulan menjabat Pj (Penjabat) mengadakan sidak ke tempat pengelolaan sampah (TPS). Empat titik sekaligus.

Pertama, Pj bupati melihat fasilitas dan konsep Bank Sampah di Jl Iwa Kusuma Sumantri, Kelurahan Kertasari, Ciamis. Turut menyertai Okta Jabal Nugraha, kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kab Ciamis.

Belum puas di sana, Engkus Sutisna terus ke tempat pengelolaan sampah dan produksi maggot. Lokasinya tidak jauh dari objek wisata Sayang Kaak, Desa Handapherang, Kec Cijeungjing.

Di sini, Pj bupati sangat serius mendengarkan penjelasan tata kelola sampah. Khususnya terkait produksi maggot. Juga daya serap dan manfaat maggot bagi pertanian, peternakan, dan kesehatan.

Pj Bupati Engkus Sutisna makin penasaran. Dia kemudian meluncur ke TPA (tempat pembuangan akhir) sampah Ciminyak. Lokasinya di Desa Karyamulya, Kecamatan Cisaga.

“Saya ingin tahu persis bagaimana perkembangan TPA Ciminyak ini, apalagi jadi salah satu proyek strategis nasional,” ungkap Engkus Sutisna.

Setiap laporan disimak. Setiap ruang dan detil proyek tersebut diamati. Sesekali menimpali dan bertanya kepada kepala dinas dan penanggung jawab lapangan.

Belum cukup. Tokoh pituin kelahiran Desa Kepel, Kecamatan Cisaga ini lantas bergegas ke TPA terakhir. Yakni TPA Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar. Inilah TPA terluas yang akan dimiliki Kabupaten Ciamis.

“Pemda Ciamis berkomitmen untuk terus mengelola persampahan,” tegas Engkus. Raihan prestasi Adipura Kencana semoga jadi makin meningkat warga Tatar Galuh dalam mengelola sampah.

Secara ekonomi bisa jadi bagian dari Bank Sampah Ciamis (BSC). Lalu, memilih dan memilah sampah sejak di rumah. Dengan begitu terjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan.

Sampah juga bisa jadi media produksi maggot. Lalu pupuk organik. Berikutnya Pemda Ciamis mendorong setiap dinas dan instansi serta masyarakat terbiasa dengan konsep 4R. Yaitu, reduce (mengurangi), reuse (memanfaatkan kembali), recycle (daur ulang), dan replace (mengganti).

“Berbagai inovasi akan terus kita dorong terkait persoalan lingkungan hidup dan persampahan,” tandas Engkus Sutisna. (adb/R-03)

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here