CIAMIS– Publik nasional tidak ada yang tahu. Sebenarnya ada yang ganjil. Dari 481 kepala/wakil kepala daerah yang dilantik di Istana Negara pada hari ini, ada satu yang luput dari perhatian.
Ya. Dialah kepala daerah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Herdiat Sunarya, bupati terpilih periode 2025-2030 dilantik tanpa kehadiran sang wakil. Dia dilantik sendirian. Berbeda dengan yang lain.
Kemana gerangan wakil bupati terpilih Ciamis? Publik Tatar Galuh masih ingat cerita duka itu. Tepat H-2 coblosan Pilkada serentak 27 November lalu, Cawabup Yana Diana Putra berpulang.
Saat itu masyarakat terkejut. Sebab, sebelum wafat wakil bupati periode 2018-2023 itu masih beraktivitas di Bandung. Bahkan hingga larut malam. Tapi 25 November pagi, sekitar pukul 09.45 WIB, Yana yang juga ketua DPD PAN Ciamis itu dikabarkan meninggal di RS Borromeus Bandung.
Herdiat-Yana adalah pasangan istimewa. Keduanya kembali maju bersama setelah menang pada Pilkada 2018. Saat itu mereka diusung Gerindra, PAN, Partai Demokrat, PKS, dan Nasdem.

Lalu, di periode kedua mereka diusung semua partai politik. Termasuk partai tanpa kursi di DPRD. Herdiat-Yana pun menjadi calon tunggal. Mereka jadi satu-satunya calon tunggal di Jawa Barat pada ajang Pilkada serentak 2024.
Walau ditinggal pasangannya, kemenangan Herdiat sudah bisa ditebak. Semua lembaga survei mengunggulkann pasangan itu. Dan, hasilnya luar biasa. Yakni 89,31 persen.
Waktu bergulir hingga tiba saatnya pelantikan 20 Februari 2025. Herdiat dilantik Presiden Prabowo Subianto tanpa pendamping. Inilah satu-satunya dari 481 kepala daerah yang dilantik dan dapat pengarahan langsung dari Presiden Prabowo.
Pelantikan di Istana diikuti 33 gubernur dan 33 wakil gubernur. Lalu, 363 bupati dan 362 wakil bupati (minus Ciamis). Serta 85 walikota dan 85 wakil walikota. Pelantikan tahap kedua kepala/wakil kepala daerah sisanya masih menunggu proses peradilan sengketa di MK.
Lalu, bagaimana mengisi kekosongan wakil bupati Ciamis? Sesuai perundang-undangan, kekosongan posisi tersebut akan dipilih oleh DPRD Ciamis. Yakni calon yang diajukan seluruh partai politik yang mengusung Herdiat-Yana. (adb)



