PLTP Patuha Unit 2 Selangkah Lagi Beroperasi, Kabupaten Bandung Perkuat Peran sebagai Lumbung Energi Hijau

0
5
Proses mobilisasi generator PLTP Patuha 2 PT Geo Dipa Energi (Persero).

KAB BANDUNG, balejabar.com – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 berkapasitas 1×55 megawatt (MW) memasuki fase penentu. PT Geo Dipa Energi (Persero) berhasil memobilisasi generator utama ke lokasi proyek, menandai semakin dekatnya pembangkit energi panas bumi tersebut menuju tahap pengujian dan operasi komersial.

Keberhasilan menghadirkan generator menjadi salah satu milestone penting dalam penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendukung target pemerintah meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Generator merupakan komponen utama yang berfungsi mengubah energi mekanik dari turbin menjadi energi listrik. Setelah komponen tersebut tiba di lokasi proyek, tahapan pembangunan akan berlanjut pada proses pemasangan, integrasi sistem, hingga commissioning sebelum pembangkit mulai beroperasi.

HSE & Safeguard Superintendent PT Geo Dipa Energi, Aditya Rahman, mengatakan seluruh proses mobilisasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.

“Kami menganggap penting dilaksanakannya konsultasi dengan masyarakat sebelum mobilisasi. Harapannya, proses pengangkutan berjalan aman, masyarakat tetap nyaman, dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” ujar Aditya dalam keterangan resminya, Kamis (23/7/26).

Generator berbobot ratusan ton tersebut diangkut menggunakan kendaraan prime mover dan multi-axle dari Gerbang Tol Soreang menuju kawasan PLTP Patuha Unit 2. Selama perjalanan, armada bergerak dengan kecepatan rata-rata sekitar 5 kilometer per jam dan mendapat pengawalan aparat kepolisian serta dukungan Dinas Perhubungan.

Untuk menjaga keamanan infrastruktur, PT Geo Dipa Energi menerapkan rekayasa teknis berupa metode Foot on Bridge, yakni pemasangan pelat baja sementara di sejumlah jembatan, termasuk Jembatan Cipadaruum, guna memastikan distribusi beban tetap berada dalam batas aman.

Selain itu, perusahaan juga melakukan pemantauan kualitas udara, tingkat kebisingan, dan getaran sebelum maupun selama proses mobilisasi. Hasil pengujian menunjukkan seluruh parameter masih berada di bawah ambang batas sesuai ketentuan pemerintah.

Mobilisasi generator berlangsung tanpa kendala berarti dan tidak menimbulkan kerusakan infrastruktur maupun keluhan masyarakat. Di sejumlah titik, warga bahkan tampak antusias menyaksikan iring-iringan kendaraan pengangkut generator yang melintas menuju kawasan proyek.

PLTP Patuha Unit 2 merupakan bagian dari pengembangan kawasan panas bumi Patuha di Kabupaten Bandung yang selama ini menjadi salah satu sumber energi panas bumi nasional. Dengan tambahan kapasitas 55 MW, proyek ini diharapkan memperkuat pasokan listrik berbasis energi bersih sekaligus mendukung target pemerintah meningkatkan porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi nasional.

PT Geo Dipa Energi menilai keberhasilan mobilisasi generator mencerminkan sinergi yang baik antara perusahaan, pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi teknis, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan energi bersih di Indonesia.***

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here