BANDUNG– IKIP Siliwangi kembali menggelar kegiatan seminar berskala internasional. Kali ini bertajuk Siliwangi International Conference on Educational Science (SICES) 2026 dengan menampilkan pembicara dari empat negara.
Kegiatan SICES kali ini digagas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) IKIP Siliwangi dan mengambil tema “Educational Transformation: Inspiring The Future 2026”. Lebih 500 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan seminar tersebut secara daring (online), pada Rabu (21/10/2026).
Rektor IKIP Siliwangi Prof. Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M. Pd., berharap SICES melahirkan banyak inspirasi dan kreasi bagi pengembangan pendidikan di Indonesia. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran panitia, para pembicara, dan peserta sehingga SICES 2026 dapat terlaksana baik.

Sementara itu, Ketua Panitia SICES Dr. Lenny Nuraeni, M. Pd., menyebutkan ada empat pemateri utama dari empat negara berbeda. Mereka adalah Gumpanat Boriboon dari Srinakharinwirot University, Thailand. Dia tampil dengan materi sekitar pendidikan sepanjang hayat.
Lalu, Anisha Angella dari Kanada terkait pendidikan anak usia dini. Dia adalah penulis buku, entrepreneur, dan founder dari The Early Childhood Coach, Kanada. Pembicara ketiga dari Malaysia, yaitu Dr. Salbihana Binti Samsudin dari Institut Pendidikan Guru (IPG) dengan tema terkait strategi peningkatan kualitas pendidikan dan dampak berkelanjutan.
Berikutnya, pembicara utama dari Indonesia adalah Prof. Dr. Afdal, M. Pd. Dia adalah guru besar dari FIP Universitas Negeri Padang dengan background program studi bimbingan dan konseling.
Menurut Lenny Nuraeni, selain empat pembicara utama, secara paralel tampil juga para mahasiswa IKIP Siliwangi. Mereka membawakan presentasi dengan berbagai judul artikel sesuai topik yang dipilih.

Ada 13 ruang presentasi yang dilaksanakan secara pararel. Setiap presentasi disampaikan dua atau tiga orang mahasiswa. Satu room pararel dibagi menjadi 5-6 kelompok presentasi.
Beberapa judul presentasi yang dibahas, antara lain, terkait inovasi dan transformasi dalam pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan inklusif, kolaborasi digital parenting, pendidikan anak usia dini, dan pemanfaatan aplikasi dan platform digital dalam dunia pendidikan modern. (adb)
