BANDUNG– Generasi muda diminta tidak apatis dengan politik. Sebab kehidupan berbangsa dan bernegara ditempuh lewat proses politik.
Demikian disampaikan Dede Yusuf Macan Effendi saat sosialisasi empat pilar MPR di Soreang, Kabupaten Bandung (19/9/2026). Acara digelar di Hotel Sutan Raja dan diikuti sekitar seratus anak muda dan para mahasiswa.
“Anak muda khususnya gen-Z jangan sampai alergi politik. Jangan menjauhi politik hanya karena kecewa melihat ada aktor-aktor penyelenggara negara yang tidak benar seperti koruptif,” ujar Dede Yusuf.

Menurut wakil ketua Komisi II DPR RI ini, anak muda harus menyiapkan diri agar kelak tampil jadi para pemimpin yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Caranya dengan belajar dan aktif dalam kehidupan sosial, termasuk jadi aktivis kemahasiswaan atau kepemudaan.
“Begitu nanti negara memanggil, generasi Z sudah siap. Jangan ulangi hal-hal yang tidak baik dari generasi sebelumnya,” ucap anggota DPR/MPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.
Salah satu wahana pendidikan politik yang baik, tambah Dede Yusuf, adalah dengan terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan. Dimulai dari lingkungan terdekat. Bisa jadi pengurus karang taruna di RT atau RW.
Lalu kalau di sekolah aktif dalam OSIS atau kepramukaan. Kemudian saat masuk bangku kuliah kesempatan makin luas dengan aktif di organisasi kemahasiswaan baik intra maupun ekstra kampus.
Di kalangan teman sebaya, papar wakil gubernur Jabar periode 2008-2013 ini, gen-Z juga bisa berhimpun dalam komunitas berdasarkan minat, bakat, atau kepedulian sosial.
“Lewat kekuatan media sosial, anak muda juga bisa melakukan advokasi atas persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat. Kalau anak muda yang bicara dan viral biasanya pemerintah bisa merespons cepat,” tukas Dede Yusuf.

Di acara Sosialisasi 4 Pilar MPR tersebut turut hadir Saeful Bachri, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Lalu, M. Hailuki, wakil ketua DPRD Kabupaten Bandung.
Selain diskusi dan tanya jawab, Dede Yusuf juga menyerahkan paket bantuan permodalan usaha mikro bagi sejumlah tokoh pemuda di Kabupaten Bandung. (adb)
