Keren, 10 Tahun Tidak Juara, Kafilah Kab Bandung Jadi Juara Umum Kedua FASI XII Tingkat Jabar

0
25
Ketua DPD BKPRMI Kab Bandung, Cecep Irfan menerima piala juara umum kedua FASI XII Tingkat Jabar di Kab Tasikmalaya, Minggu (7/7/24). by bale1

KAB TASIK, Balejabar.com – Kafilah Kabupaten Bandung keluar sebagai runner up atau juara umum kedua di ajang Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XII di Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/7/2024).

Sementara tuan rumah Kabupaten Tasikmalaya berhasil keluar sebagai juara umum dengan poin 86; Kabupaten Bandung 63 poin, dan Kota Tasikmalaya 61 poin.

Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung, Cecep Irfan didampingi Sekum BKPRMI Kabupaten Bandung, Abdul Rauf mengatakan, Kafilah FASI Kabupaten Bandung meraih juara umum kedua setelah berhasil menjadi Juara Umum 1 untuk kategori Taman kanak-kanak Al Quran (TKA) dan juara umum ketiga Ta’limul Quran Lil Awlaad (TQA).

“Alhamdulillah, dengan diraihnya runner up untuk kafilah FASI abupaten Bandung ini merupakan pertanda bahwa BKPRMI Kabupaten Bandung menunjukan kebangkitannya. Karena pada ajang FASI sebelum-sebelumnya dalam 10 tahun terakhir tidak pernah masuk ke urutan lima besar, bahkan di 10 besar pun berat. Mudah-mudahan peserta asal Kabupaten Bandung yang menjadi delegasi Jawa Barat bisa mendulang prestasi juga di FASI tingkat nasional,” ungkap Abdul Rouf.

Bahkan sebagai juara umum kedua, imbuh Rouf, artinya kafilah FASI Kabupaten Bandung berhasil menggeser juara umum FASI Jabar tujuh kali berturut-turut yaitu kafilah Kota Tasikmalaya.

“Kafilah Kabupaten Bandung yang berhasil menjadi juara satu di FASI Jabar akan menjadi delegasi pada ajang Festival Anak Saleh Tingkat Nasional di Jakarta pada Oktober 2024,” ucap Rouf.

BKPRMI Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna atas support dan dukungan dana yang diberikan dari pribadinya, BUMD, KNPI Kabupaten Bandung sebagai induk dari BKPRMI, juga kepada seluruh unit TKA TPA yang telah membina anak-anak calon penerus bangsa dan memberantas buta huruf Alquran.

“Mudah-mudahan mereka betul-betul menjadi SDM yang unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 20 tahun yang akan datang untuk menjadi manusia yang madani, generasi qurani,” harap Rouf.***

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here