BANDUNG– Ada yang istimewa dalam acara Hari Guru tingkat Jawa Barat pada Selasa (9/13/2025) kemarin. Acara itu terasa berbeda karena digabung dengan pelantikan pengurus Gerakan Pramuka Jawa Barat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balairung Rudini, IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Turut hadir Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol Purn Budi Waseso, dan Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi.
Lalu, hadir juga Ketua Syuriah PWNU Jabar KH Abun Bunyamin, Ketua PGRI Jabar Akhmad Juhana, dan Herman Suherman selaku ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jabar periode 2025-2030. Herman adalah juga Sekda Pemprov Jabar.

“Dan yang paling utama, ini ada turunnan Galuh yang support saya terus-terusan, Kang Dede Yusuf Macan Effendi. Mudah-mudahan macannya ada lagi karena sekarang macan mulai kehilangan hutannya,” ujar Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat menyampaikan pidato di depan hadirin.
Yang dimaksud KDM adalah Dede Yusuf yang saat ini menjabat wakil ketua Komisi II DPR RI. Wakil ketua umum Partai Demokrat itu didapuk KDM jadi ketua harian Mabida (Majelis Pembimbing Daerah) Gerakan Pramuka Jabar.
KDM selaku gubernur adalah ketua Mabida periode 2005-2030 sebagaimana SK Kwarnas No 221 Tahun 2025. Dia kemudian minta Dede Yusuf jadi ketua harian karena kiprahnya di Gerakan Pramuka. Selain pernah dua periode (2010-2020) jadi ketua Kwarda Jabar, Dede Yusuf juga pernah jadi wakil ketua Kwarnas.
Kwartir Daerah (Kwarda) Jabar kini di bawah nakhoda Herman Suherman. Dia dipilih musyawarah daerah (Musda) pada 23 September 2025 untuk menggantikan Atalia Praratya Ridwan Kamil.

Jajaran inti kepengurusan Kwarda Jabar lima tahun ke depan, antara lain, Herman Suherman (ketua), Baim Setiawan (ketua harian), Gilang Sailendra (sekretaris), dan Norman Nugraha (bendahara).
Lalu, Ari Hariyanto (kepala Pusdiklatda), Yomanius Untung (kepala Puslitbangda), Mustofa Djamaludin (kepala Badan Usaha Kwarda), dan Irfan Paturahman (kepala Pusat Data dan Informasi).
Herman Suherman juga dibantu 13 unsur wakil ketua, dua wakil sekretaris, dan seorang waki bendahara. Berikutnya, Nanang Permana jadi ketua dewan kehormatan (Wanhor) dan Ade Puspita Sari (ketua satuan pengawas internal).
Dilantik juga lima anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) yang dipilih pada Musda. Mereka adalah Agus Mulyadi (ketua), Saeful Bachri (wakil ketua), Otong Hasbana, Helmi Budiman, dan Muhammad Sukim masing-masing sebagai anggota.
Di acara tersebut tampil juga Gus Muwafiq yang menyampaikan tausyiah di hadapan sekitar seribu guru dan Pramuka di Jabar.

Usai pelantikan, Ketua Harian Mabida Dede Yusuf Macan Effendi tampak memberi pembekalan pada rapat perdana jajaran andalan (pengurus) Kwarda Jabar. Lokasinya di Kiarapayung Camp, bumi perkemahan seluas 63 hektare milik Gerakan Pramuka Jabar di kaki Gunung Manglayang. (adb)



